Kasus › Kalimantan Tengah › Kabupaten Seruyan

Siswa sakit setelah makan MBG di Kuala Pembuang, Kabupaten Seruyan

Keracunan B 2 media atau lebih Selesai

Ringkasan

Dinkes Seruyan menyatakan 156 penerima manfaat MBG di SMP Negeri 1 dan SMA Negeri 1 Kuala Pembuang diduga keracunan setelah menyantap makanan dari SPPG Seruyan Hilir Kuala Pembuang I pada 28 Juli 2026, 16 orang dirawat di RSUD Kuala Pembuang, hasil uji laboratorium menemukan bakteri pada salah satu menu, dan BGN menghentikan sementara operasional dapur tersebut mulai 1 Agustus 2026.

Fakta yang dilaporkan

Tanggal kejadian
28 Jul 2026
Pertama dilaporkan
31 Jul 2026
Lokasi
Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah
Tingkat kecamatan
Sekolah/lokasi
SMP Negeri 1 Kuala Pembuang dan SMA Negeri 1 Kuala Pembuang
Dapur (SPPG)
SPPG Seruyan Hilir Kuala Pembuang I
Jumlah sakit
156 siswa dan guru
menurut dinas kesehatan
Dirawat di fasilitas kesehatan
16
Hasil lab
bakteri ditemukan pada salah satu menu (Labkesda Dinkes Seruyan, hasil dirilis 1 Agustus 2026); jenis bakteri tidak disebutkan
Tindakan terhadap dapur
operasional SPPG dihentikan sementara oleh BGN mulai 1 Agustus 2026 hingga memenuhi ketentuan BGN (administrasi SLHS, sertifikasi juru masak, perizinan DLH, infrastruktur dapur); SLHS-nya dievaluasi Dinkes; SPPG kembali beroperasi per 30 September 2026 setelah sekitar dua bulan, dengan label batas waktu konsumsi 4 jam, ompreng bersegel, serta target di bawah 3.000 porsi per hari
Tanggapan resmi
Dinkes Seruyan menyebut laporan awal diterima dari Satgas pada Rabu malam, 29 Juli 2026, lalu membuka posko kesehatan di SMP Negeri 1 Kuala Pembuang mulai 30 Juli 2026; seluruh pasien sudah dipulangkan pada 3 Agustus 2026

Linimasa

  1. 28 Jul 2026Kasus
    Siswa dan guru di SMP Negeri 1 dan SMA Negeri 1 Kuala Pembuang mengalami gejala sakit setelah makan MBG. Sumber ↗
  2. 31 Jul 2026Laporan
    detik memberitakan sekitar 90 siswa dan guru diduga keracunan MBG dan Dinkes Seruyan membuka posko. Sumber ↗
  3. 1 Agu 2026Hasil lab
    Hasil uji laboratorium dirilis dan menemukan bakteri pada salah satu menu MBG. Sumber ↗
  4. 1 Agu 2026Tindakan dapur
    BGN menghentikan sementara operasional SPPG Seruyan Hilir Kuala Pembuang I. Sumber ↗
  5. 3 Agu 2026
    Seluruh pasien sudah dipulangkan dari rumah sakit. Sumber ↗
  6. 30 Sep 2026Perbaikan Perlu konfirmasi
    SPPG kembali beroperasi setelah berhenti sekitar dua bulan. Sumber ↗

Sumber (8 tautan dari 4 media/lembaga)