Kasus › Jawa Tengah › Kabupaten Blora

Siswa dan guru sakit setelah makan MBG di Tunjungan, Kabupaten Blora

Keracunan A Sumber resmi + media Selesai

Ringkasan

Dinkes Blora mencatat 225 orang, sebagian besar siswa SMAN 1 Tunjungan, sakit setelah makan MBG dari SPPG Sukorejo 2 pada 7 September 2026, uji laboratorium menemukan E. coli pada air sumur dan Bacillus cereus pada dua hidangan, dan BGN menutup dapur itu secara permanen.

Fakta yang dilaporkan

Tanggal kejadian
7 Sep 2026
Pertama dilaporkan
8 Sep 2026
Lokasi
Tunjungan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah
Tingkat kecamatan
Sekolah/lokasi
SMAN 1 Tunjungan and other schools
Dapur (SPPG)
SPPG Tunjungan Sukorejo 2
Yayasan pengelola
Yayasan Tirto Mirah Asih
Jumlah sakit
225 siswa, guru
menurut dinkes
Dirawat di fasilitas kesehatan
4
Meninggal
Tidak ada yang dilaporkan meninggal
Makanan yang diduga
sop; ayam woku kemangi
Hasil lab
E. coli di atas ambang pada air sumur dapur; Bacillus cereus pada kuah sop dan ayam woku
Tindakan terhadap dapur
kepala SPPG dicopot oleh Wakil Kepala BGN pada 11 September 2026; dapur ditutup permanen oleh BGN (SK 63516, diumumkan 23 September 2026), 2.614 penerima manfaat dialihkan ke dapur lain
Tanggapan resmi
Satgas MBG Blora meminta dapur ditutup; Radar Pati kemudian melaporkan 334 kasus tercatat

Linimasa

  1. 7 Sep 2026
    Siswa dan guru SMAN 1 Tunjungan, Blora, jatuh sakit setelah makan MBG. Sumber ↗
  2. 8 Sep 2026
    Satgas MBG Blora meminta SPPG Sukorejo 2 ditutup. Sumber ↗
  3. 11 Sep 2026
    Kepala SPPG Sukorejo 2 dicopot. Sumber ↗
  4. 22 Sep 2026
    Uji laboratorium menemukan E. coli dan Bacillus cereus. Sumber ↗
  5. 23 Sep 2026
    BGN menghentikan operasional empat SPPG secara permanen. Sumber ↗
  6. 23 Sep 2026
    Antara memberitakan empat SPPG dihentikan permanen karena tidak memenuhi keamanan pangan. Sumber ↗

Sumber (7 tautan dari 6 media/lembaga)