Siswa dan warga lain sakit setelah makan MBG di Siantan Tengah, Kabupaten Kepulauan Anambas
Keracunan B 2 media atau lebih Belum selesai
Ringkasan
Sekitar 155 siswa dan 41 anggota keluarga di Siantan Tengah jatuh sakit setelah makan MBG pada 15 April 2026, dan BGN menyatakan uji BPOM menemukan boraks dan E. coli pada makanan.
Fakta yang dilaporkan
- Tanggal kejadian
- 15 Apr 2026
- Lokasi
- Siantan Tengah, Kabupaten Kepulauan Anambas, Kepulauan RiauTingkat kecamatan
- Sekolah/lokasi
- schools in Siantan Tengah
- Dapur (SPPG)
- SPPG Air Asuk
- Jumlah sakit
- 196 siswa, parents/familymenurut media
- Dirawat di fasilitas kesehatan
- 19
- Hasil lab
- boraks dan E. coli ditemukan (BPOM Batam)
- Tindakan terhadap dapur
- SPPG ditutup sementara; wajib memperbarui SLHS
Linimasa
- 15 Apr 2026Siswa dan orang tua di Siantan Tengah, Anambas, jatuh sakit setelah makan MBG. Sumber ↗
- 16 Apr 2026Batam Pos memberitakan 19 orang masih dirawat di fasilitas kesehatan. Sumber ↗
- 16 Apr 2026SPPG Air Asuk menyampaikan tanggapan dan operasionalnya ditutup sementara. Sumber ↗
- 5 Mei 2026BGN mengungkap boraks dan E. coli ditemukan pada makanan. Sumber ↗
Sumber (5 tautan dari 4 media/lembaga)
156 Siswa dan Orangtua di Anambas Diduga Keracunan MBG ↗
Kompas · 16 Apr 2026
Sebanyak 155 Pelajar di Siantan Tengah Keracunan MBG, 19 Masih Dirawat di Faskes ↗
JawaPos group · 16 Apr 2026
SPPG Air Asuk Buka Suara soal Dugaan Keracunan MBG di Anambas, Operasional Tutup Sementara ↗
Tribun · 16 Apr 2026
BGN Ungkap Penyebab Keracunan MBG di Anambas, Ditemukan Boraks dan E. coli ↗
Kompas · 5 Mei 2026
Boraks di MBG, Kepala BGN: Ada Pelanggaran Petunjuk Teknis ↗
Tempo · 6 Mei 2026