Siswa sakit setelah makan MBG di SMPN 2 Karimun
Keracunan B 2 media atau lebih Selesai
Ringkasan
Empat belas siswa SMPN 2 Karimun mengalami mual dan muntah setelah makan MBG dari SPPG Sungai Lakam Timur 1 pada 25 September 2025 (Puskesmas kemudian mencatat 15 siswa, semuanya dipulangkan), dan BGN menghentikan dapur yang sampelnya positif bakteri itu hingga 6 November 2025.
Fakta yang dilaporkan
- Pertama dilaporkan
- 25 Sep 2025
- Lokasi
- Kabupaten Karimun, Kepulauan RiauTingkat kabupaten/kota
- Sekolah/lokasi
- SMPN 2 Karimun
- Dapur (SPPG)
- SPPG Sungai Lakam Timur 1
- Jumlah sakit
- 15 siswamenurut sumber lain
- Meninggal
- Tidak ada yang dilaporkan meninggal
- Makanan yang diduga
- menu MBG berisi nasi, telur kuah, tempe, acar, dan semangka
- Hasil lab
- Balai Labkesmas Batam menemukan Staphylococcus aureus dan E. coli dalam sampel dari dapur (dilaporkan 11 Oktober 2025)
- Tindakan terhadap dapur
- dihentikan sementara oleh BGN setelah kejadian; diizinkan beroperasi kembali oleh BGN pada 6 November 2025 setelah pemeriksaan, evaluasi, dan pembinaan
- Tanggapan resmi
- polisi menyelidiki dan menyatakan sebagian siswa juga membeli jajanan di luar sekolah; Puskesmas Tanjung Balai Karimun menyatakan ke-15 siswa pulang pada hari yang sama, sementara Kompas memberitakan 10 siswa masih dirawat hari itu
Linimasa
- 25 Sep 2025KasusSiswa SMPN 2 Karimun mengalami mual dan muntah setelah makan MBG. Sumber ↗
- 25 Sep 2025Tindakan dapurBGN menghentikan sementara operasional SPPG Sungai Lakam Timur 1. Sumber ↗
- 26 Sep 2025LaporanPuskesmas menyatakan seluruh siswa yang diduga keracunan sudah pulang. Sumber ↗
- 11 Okt 2025Hasil labHasil laboratorium sampel dari dapur positif bakteri. Sumber ↗
- 6 Nov 2025Tindakan dapurBGN mengizinkan SPPG Sungai Lakam Timur 1 beroperasi kembali. Sumber ↗
Sumber (6 tautan dari 2 media/lembaga)
14 siswa smp negeri 2 karimun diduga keracunan mbg polisi ambil ↗
Kompas · 25 Sep 2025